1. Jelaskan Defenisi Ilmu Kalam !

jawab :

Menurut Ibnu Khuldun, “ilmu kalam ialah disiplin ilmu yang mengandung berbagai argumen tentang aqidah imani yang diperkuat dalil-dalil rasional”.

Sedangkan menurut Syech M. Abduh, “ilmu kalam ialah ilmu yang membicarakan tentang wujud Allah, sifat-sifat yang mesti ada padaNya, dan sifat-sifat yang tidak mungkin ada padaNya, membicarakan tentang rasul-rasul, untuk menetapkan keutusan mereka, sifat-sifat yang boleh dan tidak mungkin terdapat pada mereka”

Jadi, ilmu kalam ialah, ilmu yang membahas masalah ketuhanan dengan argumentasi logika atau filsafat.

  1. Jelaskan Nama Lain Dari Ilmu Kalam !

jawab :

Nama lain dari ilmu kalam adalah :

  1. Ilmu Ushuludin, karena, ilmu ini membahas pokok-pokok agama.dinamakan demikian karena memang soal kepercayaan itu betul-betul menjadi dasar pokok dari soal-soal yang lain dlam agama.
  1. Ilmu Hakikat, ilmu hakikat ialah ilmu sejati, karena ilmu ini menjelaskan hakikat-hakikat segala sesuatu, sehingga dapat meyakini akan kepercayaan yang benar (hakiki).
  1. Ilmu Ma’rifat, disebut ilmu ma’rifat karena dengan pengetahuan ini dapat mengethui benar-benar akan Allah dan seegala sifat-sifat-Nya dan dengan keyakinan yang teguh.
  1. Ilmu Tauhid, karena , ilmu ini membahas keesaan Allah. Serta terdapat kajian tentang asma’ dan af’al (perbutan-perbuatan ) Allah yang waajib, mustahil dan jaiz, juga sifat yang wajib, mustahil dan jaiz bagi rasulNya. Dan tauhid sendiri sebenarnya membahas keesaan Allah dan hal-hal yang berkaitan denganNya.

Secara harfiah tauhid berarti mempersatukan, dari kata wahid yang berarti satu. Menurut agama tauhid ialah keyakinan yang satu atau esanya tuhan.

  1. Fiqh Al-Akbar yaitu ilmu yamg membahas keyakinan dan pokok-pokok agama.
  1. Theology Islam, karena merupakan disiplin ilmu yang berbicara tentang kebenaran wahyu serta independensi filsfat dan ilmu pengetahuan (Reese).
  1. Jelaskan Ruang Lingkup Ilmu Kalam !

jawab :

Adapun ruang lingkup ilmu kalam adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan tuhan, tentang keesaan tuhan, tentang akal dan wahyu, tentang kewajiban manusia terhadaptuhannya, tentang keadilan tuhan, dan segala yang meenyangkut tentang kerasulan dan para nabi.

  1. Apa Yang Anda Ketahui Tentang :

  1. a. Aliran Khawarij

jawab :

Khawarij merupakan aliran pertama muncul dalam Theology Islam. Khawarij merupakan golongan yang keluar dari barisan Ali Bin Abi Thalib.

Dalam bahasa khawarij berasaal dari kata kharaja yang berarti keluar. Yang berarti bahwa kaum khawarij adalah kaum yang keluar dari pengikut Ali. Adapun dalam terminologi, khawarij berarti suatu seekte atau aliran pengikut Ali bin Abi Thalib yang meninggalkan barisan karena ketidaksepakatan terhadap keputusan Ali yang menerima arbitse (tahkim), dalam perang siffin pada 37 H/684 M dengan kelompok Bughat (pemberontak) Muawiyah Bin Sufyan perihal persengketaan kekhalifahan.

Adapun doktirn-doktrinnya sebagai berikut :

1)      khalifah atau imam harus ddipilih secara bebas oleh seluruh umat Islam.

2)      Khalifah tidak harus berasal dari keturunan arab.

3)      Khalifah dipilih secara permanent selama yang bersagkutan bersikap adil dan menjalankan syari’at Islam.

4)      Khalifah sebelum Ali adlah sah. Tetapi setelah tahun ke tujuh dari masa kekhalifahannya Utsman dianggap menyeleweng.

5)      Seorang yang berdosa besar adalah kafir dan halal dibunuh.

6)      Amar ma’ruf nahi munkar.

7) Memalingkan ayat-ayat yang tampak Mutasabbihat.

8) Manusia bebas dalam berbuat dan memutuskan sesuatu.

9) Adanya wa’ad dan wa’id.

  1. b. Aliran Syi’ah

jawab :

Syi’ah Adalah mazhab politik pertama dalam Islam. Syi’ah hadir pada akhir masa pemerintahan Ustman, dan tumbuh pada masa Ali.

Syi’ah adalah galongan dengan paham yang mengatakan bahwa Ali merupakan khalifah pilihan Nabi Muhammad Saw dan Ia orang yang paling utama diantara para saahabat Nabi.

Mazhab ini pertama muncul di Mesir pada pemerintahan Utsman.

Adapun aliran-aliran dalam syi’ah adalah :

1)      Saba’iyah

2)      Ghubariyah

3)      Kaisaniyah

4)      Zaidiyah

5)      Imamiyah tizna ‘assyariyah

6)      Isma’iliyah

7)      Hakimiyah dan druz

8)      Nashiriyah

  1. c. Aliran Murji’ah

jawab :

Murji’ah berasal dari kata irja’ atau arja’a yang bermakna penundaan, penangguhan dan pengharapan dalam arti memberi harapan kepada para pelaku dosa besar untuk bertaubat.

Kaum murji’ah muncul akibat pertantangan politik dalam Islam. Dalam theology, kaum murji’ah berpendapat bahwa orang yang berdosa besar adalah masih mukmin. Tapi soal pembalasannya ditunda hingga hari pembalasan nanti.

  1. d. Aliran Mu’tazilah

jawab :

kata mu’tazilah berasal dari kata I’tizal yang artinya memisahkan diri. Jadi, kaum mu’tazilah adalah kaum yang menyelisihkan atau memisahkan diri. Aliran ini berassal dari kota Basyrah pada permulaan abad kedua hijriyah.

Bagi kaum mu’tazilah, orang yang berdosa besar adlah bukan kafir tapi bukan pula mukmin atau menempati posisi diantara dua posisi.

Menurut John of Damaskus, mu’tazilah mengambil paham tentang tuhan sebagai zat yang baik dan menjadi sumber segala kebaikan serta tidak dapat mengerjakan segala keburukan.

Ajaran pokok aliran ini adalah :

1)      Tauhid (ke-Esaan tuhan)

2)      Keadilan tuhan

3)      Janji dan ancaman tuhan

4)      Posisi diantara dua posisi

5)      Amar Ma’ruf Nahi Munkar

  1. e. Qadariyah

jawab :

Qadariyah berarti “kuasa sendiri”, golonga ini juga disebut golongan ahli tafwid, yaitu pekerjaan yang dilakukan itu dianggapnya telah mendapat penyerahan qudrat dari Allah untuk bertindak dan melakukan apa saja secara bebas di lingkkungan manusia.

Qadariyah pertama kali difatwakan oleh Ma’bad Al Juhani. Aliran Qadaariyah dalam menafsirkan suatu ayat selalu dengan kekuatan akal, yang menjadi satu keistimewaan mereka. Bahkan mereka lebih banyak menggunakan akal daripada Al Qur’an dan Hadits.

Adapun pokok-pokok aajran Qadariyah adalah :

1)      pekerjaan manusia tidak ada sangkut pautnya dengan tuhan.

2)      Jika manusia memakai Qodratnya maka diberi pahala

3)      Qodrat yang baik datangnya dari Allah

4)      Al Qur’an adlah makhluk

5)      Tuhan tidak memiliki sifat tsubudiyah

6)      Iman addlah ma’rifat kepada Allah dan rosulNya.

  1. f. Jabariyah

jawab :

jabariah berasal dari kata jabara yang berarti memaksa. Paham ini berpendapat bahwa manusia tidak mempunyai kemerdekaan dalam menentukan kehendak dan perbuatannya atau kehendak mutlak tuhan.

Paham jabariyah muncul pertama kali oleh Al Ja’ad Abn Dirham, tetapi yang menyiarkan ajaran ini adalah Al Jahm Bin Sufwan (127 H/745 M).

Pokok ajaran aliran Jabariyah adalah :

1)      Al Husain Najjar berpendapat bahwa perbuatan manusia diciptakan oleh Allah, baik maupun buruknya.

2)      Manusia tidak mempunyai daya dan upaya

3)      Iman cukup dalam hati

4)      Surgan dan neraka itu fana

5)      Al Qur’an adalah makhluk

6)      Tidak adanya pahala.

  1. Jelaskan hubungan antara filsafat, ilmu kalam dan tasawwuf !

Jawab :

Hubungan antara filsafat, ilmu kalam dan tasawwuf adalah terletak pada objek kajiannya.

Menurut plato,  filsafat adalah ilmu yang mencari kebenaran yang hakiki. Sedaangkan menurut aristoteles, adalh ilmu pengetahuan yang mengandung kebenaran mengenai ilmu-ilmu metafisika, logika, etika dll.

  1. Jelaskan tahap-tahap perkembangan tasawwuf di dunia !

Jawab :

  1. Sufisme-Awal

Sejak decade akhir abad II H, sufisme sudah popular dikalangan masyarakat dikawasan dunia Islam, sebagai perkmbangan lanjut dari gaya keberagaman para zahid dan ‘abid-keslehan asketisme yang mengelompokan diserambi masjid madinah. Fase awal ini juga disebut fase askatisme.

Keadaan ini ditandai oleh munculnya individu-individu yang lebih mengejar kehidupan akhirat, sehingga perhatiannya terpusat untuk beribadah dan mengabaikan duniawi.

Rfase ini berlangsung hingga akhir abad ke-III H dan berubah menjadi fase sufisme yang disebut sebagai fase kedua.

  1. Sufisme-Ortodoks

Sejak abad ke-III H sudah mulai popular sebutan sufisme ortodoks yang dirintias oleh Haris Al Muhasibi seperti telah disebut terdahulu sebagai trandingan bagi sufisme popular yang didukung sepenuhnya oleh kaum syi’ah.

Tujuan sufisme ortodok adalah “ihya atsar as salaf” rektualisasi paham salafiyah dengan mengupayakan tegaknya kembali arisan kesalehan sufi terdahulu. Yakni para sahabat generasi sesudahnya dengan tetap mempraktekkan kehidupan agama yang bersifat lahiriyah

Dalam pandangan sufisme ortodoks, penyimpangan berat yang dilakukan oleh sufisme Syi’i adalah dalam asfek tauhid dan teologi.

Ma’rifat adalah pengetahuan sejati tentang tuhan yang berpusat dalam fuad (pusat hati).

Gerakan sufisme ortodoks mencapai puncaknya pada abad Lima Hijriyah melalui tokoh monumental Al Ghazali (503 H).

  1. Sufisme-Theosofi

Fase keempat ini ditandai dengan teerpilahnya sufisme kepada dua aliran besar atau alirn induk, yakni sufisme falsafi dan sufisme-theosofi.

  1. Neo-Sufisme

Menurut Fazlur Rahman, perintis apa yang disebut sebagai neo –sufisme adalah Ibn Taimiyah (728 H). yang kemudian diteruskan oleh Ibn Qoyyim, yaitu tipe tasawwuf yang terintegrasi dengan syari’ah.

Kebangkitan kembalii sufisme yang disebut neo sufisme yang berkarakter “puritanis dan aktivis”. Neo sufisme mengalihkan pusat pengamatan kepada rekontruksi sosio-moral masyarakat muslim.

  1. Jelaskan kedudukan wahyu dan akal menurut Mu’tazilah, Asy’ariyah \, Maturidiyah Bukhara dan Maturidiyah Samarkand !

Jawab ;

  1. a. Mu’tazilah

Aliran mu’tazilah sebagai penganut kalam tradisional, berpendapat bahwa wahyu berfungsi untuk:

  1. informasi dan konfirmasi,
  2. memperkuat apa yang telah diketahui akal dan
  3. menerangkan apa yang belum diketahui akal.
  1. b. Asy’ariyah

Menurut Asy’ariyah :

  1. akal hanya dapat mengetahui adanya tuhan saja,
  2. wahyu mempunyai kedudukan yang sangat penting, karena dengan wahyu manusia dapat megetahui baik dan buruk, tentang kewajiban manusia terhadap tuhan dan larangan dari tuhan.
  3. Menurut Al Dawwani, fungsi wahyu adalah memberi tuntunan kepada manusia untuk mengatur hidupnya didunia.
  1. c. Matuduriyah Bukhara

Menurut Matuduuriyah aliran bukhara, wahyu mempunyai fungsi yang sangat penting, yaitu :

  1. mengetaahui kewajiban manusia terhadap tuhannya, serta untuk
  2. melaksanakan yang baik dan meninggalkan yang buruk.
  3. Sedangkan akal berkedudukan untuk mengetahui

  1. d. Matuduriyah Samarkand

Matuduriyah cabang samarkand memberikan fungsi yang kurang terhadap wahyu dengan memberikan kududkan yang sangat penting terhadap akal yaitu :

  1. akal itu untuk mengenal tuhan,
  2. tahu bagaimana berterima kasih dengan tuhan, dan untuk
  3. mengetahui baik dan buruk. Sedangkan
  4. wahyu berfungsi untuk mengetahui bagaimana cara beribadah kepada tuhan.